Senin, 25 Januari 2016

The situations:

The situations:

1. Now I can speak English or I can speak English a little, or I cannot speak English
2. I am prepared or I am not prepared for my final exam.
3. I know a lot or I know very little or I do notknow about my neighbours.
4. I am useful or I am not useful for other people.

Now I can speak English a little because I have tried to use English with my
teacher and friends.

1)      I greet my teacher and friends in English.
2)       Everyday I try my best to use English with my English teacher.
3)      All the way to school this morning, I tried to talk to Budi in English.
4)      Just now I asked my teacher the English word for ‘melamun’. It is‘daydream’.
5)      I answered all my teacher’s questions in English today.

I am prepared or I am not prepared for my fnal exam because I have gained knowledge from my teacher and my friend

1)      I have understood what was presented by the teacher
2)      I pray to god that I can do the final exam
3)      All of which I do not know, I asked my friend
4)      To face the final exam, I have prepared a soul and mentally
5)      every afternoon after school, I have learned a schedule together with my friend
I know very little about my neighbours because I heard it from my mother

1)      They have a child in Kalimantan
2)      They want to gather with children’s, so  they moved to Kalimantan
3)      They have seen the house, before they go to kalimantan
4)      They got come to my house, to say goodbye
5)      Every weekend, his cousin often come home back

I am useful to others because I helped a lot of people
1)      if I go back to school, I helped my mother to clean the house
2)      If my friends need something, I lend my stuff
3)      if the hour lesson finished, I accompanied my friend to go to the canteen
4)      I raise funds for the construction of the mosque along with other mosques teenagers

5)      I teach my brother when get trouble

Minggu, 24 Januari 2016

Lembaga Kerja Sama Ekonomi Internasional

Lembaga Kerja Sama Ekonomi Internasional

1.      Lembaga Kerja Sama Ekonomi Internasional dalam Naungan PBB.
a)      IMF
Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund-IMF) adalah
lembaga keuangan internasional di bawah naungan PBB yang didirikan untuk
menciptakan stabilitas sistem keuangan internasional. IMF didirikan pada
tanggal 27 September 1945. Markas besar IMF berada di Washington DC,
Amerika Serikat. Tujuan IMF adalah memajukan kerja sama internasional dalam bidang ekonomi, keuangan, dan perdagangan sehingga dapat memperluas kesempatan kerja dan mencapai kemakmuran bersama anggota-anggotanya.
b)     World Bank
Bank Dunia (World Bank) atau Bank Pembangunan dan Pengembangan
Internasional (International Bank for Recontruction and Development-IRBD)
didirikan pada tanggal 27 Desember 1947. Bank Dunia berkedudukan di
Washington DC, Amerika Serikat. Lembaga ini didirikan untuk memecahkan
masalah moneter dan keuangan lainnya. Kegiatan utama bank dunia pada masa awal pendiriannya lebih difokuskan untuk membantu proses rekonstruksi bagi negara-negara yang menderita karena Perang Dunia II. Pada perkembangan selanjutnya, bantuan Bank Duniadialihkan kepada pemberian pinjaman dalam rangka membantu negara-negara berkembang yang menjadi anggota Bank Dunia. Pinjaman yang dibiayai oleh Bank Dunia hanya ditujukan untuk proyek-proyek yang produktif. 
c)      WTO
Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization-WTO) adalah organisasi internasional yang bertugas menata dan memfasilitasi lalu lintas perdagangan antarnegara serta mengatasi perselisihan perdagangan antarnegara. WTO dibentuk pada tahun 1995 sebagai pengganti dari General Agreement on Tarif and Trade (GATT) yang dibubarkan pada tanggal 12 Desember 1995. WTO bertujuan memantau pelaksanaan perjanjian dagang yang telah disepakati bersama dan mengevaluasi kebijakan perdagangan nasional negara anggota. Selain itu, WTO juga berperan sebagai forum negosiasi perdagangan dan aktif dalam menangani konflik perdagangan yang terjadi, WTO juga memberikan bantuan teknik dan pelatihan bagi negara-negara berkembang dalam bidang yang berhubungan dengan perdagangan internasional serta bekerja sama dengan organisasi internasional lainnya.
d)     FAO
Organisasi Pangan dan Pertanian (Food and Agricultural Organization-FAO) didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945 di Kanada. Markas besar FAO berada di Roma, Italia. Tujuan didirikannya FAO untuk meningkatkan jumlah dan mutu pangan serta menyelenggarakan persediaan bahan makanan dan produksi agraris internasional. Indonesia sebagai anggota FAO pernah menerima penghargaan atas keberhasilannya dalam meningkatkan produksi beras.       
e)      ILO
Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization-ILO) merupakan organisasi buruh dunia. ILO memiliki tugas dan tujuan memperbaiki syarat dan kondisi kerja, mengatur standar upah internasional, hak dan kewajiban buruh, serta meningkatkan kesejahteraan buruh. Prinsip yang digunakan ILO sebagai dasar kegiatannya adalah perdamaian abadi dapat dicapai jika didasarkan pada keadilan sosial.
f)       IFC
IFC (International Finance Cooperation) merupakan organisasi kerja sama di bidang keuangan dan merupakan bagian dari Bank Dunia. IFC memberikan pinjaman kepada pengusaha-pengusaha swasta serta membantu mengalihkan investasi luar negeri ke negara-negara yang sedang berkembang. IFC didirikan pada tanggal 24 Juli 1956 di Washington DC, Amerika Serikat. Tujuan didirikannya IFC adalah untuk membantu penambahan modal yang sudah ada dan membantu memberikan kredit jangka panjang kepada pengusaha swasta yang memperoleh jaminan dari negara asalnya.
g)      UNDP
UNDP (United Nations Development Program) adalah badan PBB yang memberikan sumbangan untuk membiayai program-program pembangunan terutama bagi negara-negara berkembang. UNDP dibentuk pada bulan November 1965. Proyek-proyek yang dilakukan oleh UNDP antara lain seperti berikut :
1.      Mencari, meneliti, dan mengaktifkan potensi sumber daya alam yang belum dimanfaatkan serta sumber daya lain yang diperlukan bagi pembangunan.
2.      Membantu pendidikan dan pelatihan tenaga kerja di negara-negara yang sedang berkembang dengan keterampilan kejuruan dan keterampilan profesional
3.      Membina riset ilmiah yang berkaitan dengan masalah-masalah pembangunan serta membantu pengembangan teknologi terapan.
4.      Membina penyusunan rencana pembangunan nasional maupun regional.
UNDP didirikan dengan tujuan untuk memberikan bantuan, terutama untuk meningkatkan pembangunan negara-negara berkembang. Bantuan itu berupa tenaga ahli, penasihat, pelatihan, dan perlengkapan pembangunan.
h)     UNIDO
UNIDO (United Nations Industrial Development Organization) merupakan organisasi pembangunan industri PBB yang didirikan pada tanggal 24 Juli 1967 dan berkedudukan di Wina, Austria. Tujuan UNIDO adalah untuk memajukan perkembangan industri di negara-negara berkembang, yaitu dengan memberikan bantuan teknis, program-program latihan, penelitian, dan penyediaan informasi. Tugas-tugas UNIDO antara lain;
1.      Mengoordinasikan kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh badan-badan lain dalam lingkungan PBB yang berkaitan dengan bidang pengembangan industri.
2.      Menyediakan forum konsultasi dan negosiasi antara negara berkembang dan negara industri maju.
3.      Membantu menyusun program perbaikan dalam sistem perindustrian secara internasional, dengan penekanan utama pada percepatan, alih pengetahuan teknis dan teknologi ke negara-negara berkembang, serta memperkuat peran paten untuk merangsang inovasi atau penemuan-penemuan baru dalam industri. 
2.      Lembaga Kerja Sama Ekonomi Internasional dalam Naungan PBB.
a)        OPEC
Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (Organization Petrolium Exporting Countries-OPEC) didirikan pada tahun 1960 atas prakarsa lima negara pengekspor minyak, yaitu Saudi Arabia, Kuwait, Iran, Irak, dan Venezuela. Tujuan OPEC adalah Memenuhi Kebutuhan Minyak dunia dengan prinsip saling menguntungkan, mengatur pemasaran minyak sehingga tidak terjadi persaingan yang tidak sehat sesama anggota OPEC, menentukan jumlah produksi minyak dunia. Semula Indonesia merupakan anggota OPEC. Namun, pada bulan Mei 2008, Indonesia mengumumkan keluar dari OPEC, karena sejak tahun 2003 Indonesia telah menjadi negara importir minyak dan tidak mampu memenuhi kuota produksi yang telah ditetapkan.
b)        OECD
OECD (Organization for Economic Cooperation and Development) merupakan organisasi yang bergerak di bidang kerja sama ekonomi dan pembangunan. OECD didirikan di Paris pada tahun 1960. Tujuan OECD pada awalnya membantu memajukan produksi, kesempatan kerja, dan pendapatan nasional negara anggotanya. Kemudian, organisasi ini berkembang menjadi suatu organisasi penelitian ilmiah dan perundingan masalah ekonomi.
c)         IGGI dan CGI

IGGI (Inter Government Group on Indonesia) merupakan gabungan negara-negara industri maju yang dibentuk dengan tujuan memberikan bantuan pinjaman kepada Indonesia dengan syarat lunak. Indonesia menerima bantuan dari IGGI sejak tahun 1967. Bantuan awal dari IGGI dalam bentuk penyusunan Program Rencana Pembangunan Lima Tahun Indonesia, Repelita I (1969-1973) dan bantuan dana pinjaman. Pada tanggal 25 Maret 1992, IGGI dibubarkan karena Belanda sebagai ketua dianggap terlalu mencampuri urusan dalam negeri Indonesia. Sebagai penggantinya, dibentuklah CGI (Consultative Group for Indonesia). CGI dibentuk oleh Bank Dunia (World Bank) atas permintaan pemerintah Indonesia sebagai pengganti IGGI. Anggota-anggota CGI terdiri atas negara-negara dan lembaga-lembaga internasional yang sebagian besar merupakan mantan anggota IGGI. Pada tanggal 24 Januari 2007, Indonesia memutuskan untuk membubarkan CGI. Keputusan membubarkan CGI murni dari pemerintah Indonesia dengan alasan utamanya adalah bahwa CGI tidak lagi murni menjadi forum konsultasi perencanaan dan pendanaan pembangunan Indonesia, namun telah dimanfaatkan sebagai forum politik negara-negara donatur. Dengan dibubarkannya CGI, Indonesia menyatakan diri sudah mampu melakukan perencanaan pembiayaan pembangunan sendiri.

Jumat, 22 Januari 2016

Permasalahan lingkungan yang terjadi yang diakibatkan oleh peningkatan jumlah penduduk

TUGAS PROYEK 
MATERI: Permasalahan lingkungan yang terjadi yang diakibatkan oleh peningkatan jumlah penduduk

Permasalahan lingkungan yang terjadi yang diakibatkan oleh peningkatan jumlah penduduk

Kepadatan penduduk dapat mempengaruhi kualitas penduduknya. Pada daerah yang kepadatannya tinggi, usaha peningkatan kualitas penduduk lebih sulit dilaksanakan. Hal ini menimbulkan permasalahan sosial ekonomi, keamanan, kesejahteraan, ketersediaan lahan dan air bersih, kebutuhan pangan, dan dapat berdampak pada kerusakan lingkungan. Misalnya tingkat pencemaran yang diakibatkan oleh kendaraan bermotor antara daerah pedesaan dengan daerah perkotaan. Tentu tingkat pencemaran udara di kota lebih tinggi. Tumbuhnya kawasan industri dan semakin padatnya pemukiman penduduk di daerah perkotaan menyebabkan timbulnya berbagai permasalahan yang nyata. Permasalahan lingkungan yang terjadi yang diakibatkan oleh peningkatan jumlah penduduk

a)     Ketersediaan udara bersih
b)     Ketersediaan pangan
c)      Ketersediaan lahan
d)     Ketersediaan air bersih
e)     Pencermaran lingkungan

1.      Ketersediaan Udara Bersih
Udara bersih merupakan kebutuhan mutlak bagi kelangsungan hidup manusia. Udara bersih banyak mengandung oksigen. Semakin banyak jumlah penduduk berarti semakin banyak oksigen yang diperlukan. Namun kebersihan udara tidak semata-mata ditentukan oleh kadar oksigen saja. Gas-gas lain yang ada di udara seperti karbon dioksida, oksigen nitrogen dan oksigen belerang juga mempengaruhi kualitas udara. Apabila kandungan gas-gas ini meningkat, maka dapat dikatakan bahwa udara telah tercemar. Bertambahnya pemukiman, alat transportasi, dan kawasan industri yang menggunakan bahan bakar fosil (minyak bumi, bensin, solar, dan batu bara) mengakibatkan kadar CO2 dan CO di udara semakin tinggi. Berbagai kegiatan industri juga menghasilkan gas-gas pencemar seperti oksida nitrogen (NOx) dan oksida belerang (SOx) di udara.

Zat-zat sisa itu dihasilkan akibat dari pembakaran yang tidak sempurna. Padahal penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesehatan seseorang akan menurun dengan banyaknya zat pencemar di udara. Idealnya semakin tinggi kepadatan penduduk, maka kebutuhan oksigen semakin banyak. Oleh karena itu pemerintah kota di setiap wilayah gencar mengkampanyekan penanaman pepohonan. Selain sebagai penyejuk dan keindahan, pepohonan berfungsi sebagai hutan kota untuk menurunkan tingkat pencemaran udara.

2.      Ketersediaan Pangan
Untuk bertahan hidup, manusia membutuhkan makanan. Dengan bertambahnya jumlah populasi penduduk, maka jumlah makanan yang diperlukan juga semakin banyak. Ketidakseimbangan antara bertambahnya jumlah penduduk dengan bertambahnya produksi pangan sangat mempengaruhi kualitas hidup manusia.

Akibatnya penduduk dapat kekurangan gizi atau bahkan kurang pangan. Di kota-kota besar, lahan pertanian boleh dikatakan hamper tidak ada lagi. Sebagian besar lahan pertanian di kota digunakan untuk lahan pembangunan pabrik, perumahan, kantor, dan pusat perbelanjaan. Untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat kota sangat tergantung dengan tersedianya pangan dari desa. Jadi kenaikan jumlah penduduk akan meningkat pula kebutuhan pangan dan lahan.

Thomas Robert Maltus seorang sosiolog Inggris, mengemukakan teori yang berjudul Essay on The Principle of Population. Maltus menyimpulkan bahwa pertambahan penduduk mengikuti deret ukur, sedangkan pertambahan produksi pangan mengikuti deret hitung. Jadi semakin meningkat pertumbuhan penduduk, semakin tinggi pula kebutuhan pangan. Padahal pertumbuhan penduduk lebih cepat daripada pertumbuhan produksi pangan. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya kekurangan pangan. Oleh karena itu peningkatan produksi pangan perlu digalakkan. Penduduk yang kekurangan makanan akan menyebabkan gangguan pada fungsi kerja tubuh dan dapat terjangkit penyakit seperti busung lapar, anemia, dan beri-beri.
Bagaimana dengan kondisi pangan di negara kita? Kamu tentu memperhatikan, akhir-akhir sering diberitakan tentang kekurangan pangan di berbagai daerah, busung lapar melanda penduduk miskin, serta kehidupan petani dan nelayan yang semakin sulit. Pemerintah berusaha mengatasi masalah ini dengan mengimpor bahan makanan pokok dari negara lain. Tetapi kebijaksanaan ini juga menimbulkan kontroversi karena akan menurunkan nilai jual bahan makanan yang dihasilkan petani dalam negeri.

3.   Ketersediaan Lahan
Kepadatan penduduk mendorong peningkatan kebutuhan lahan, baik lahan untuk tempat tinggal, sarana penunjang kehidupan, industri, tempat pertanian, dan sebagainya. Untuk mengatasi kekurangan lahan, sering dilakukan dengan memanfaatkan lahan pertanian produktif untuk perumahan dan pembangunan sarana dan prasarana kehidupan.

Selain itu pembukaan hutan juga sering dilakukan untuk membangun areal industri, perkebunan, dan pertanian. Meskipun hal ini dapat dianggap sebagai solusi, sesungguhnya kegiatan itu merusak lingkungan hidup yang dapat mengganggu keseimbangan lingkungan. Jadi peluang terjadinya kerusakan lingkungan akan meningkat seiring dengan bertambahnya kepadatan penduduk.

4.      Ketersediaan Air Bersih
Air bersih yang digunakan sehari-hari sebagian besar berasal dari air tanah, air permukaan, dan air atmosfer. Jumlah air di bumi ini tetap, sedangkan jumlah penduduk makin bertambah dari tahun ke tahun. Meskipun 2/3 dari luasan bumi berupa air, namun tidak semua jenis air dapat digunakan secara langsung.

Oleh karena itu persediaan air bersih yang terbatas dapat menimbulkan masalah yang cukup serius. Air bersih dibutuhkan oleh berbagai macam industri, untuk memenuhi kebutuhan penduduk, irigasi, ternak, dan sebagainya. Jumlah penduduk yang meningkat juga berarti semakin banyak sampah atau limbah yang dihasilkan.


5.      Pencemaran lingkungan
Kepadatan populasi manusia berpengaruh pada kondisi ekosistem. Aktivitas manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sering menimbulkan dampak buruk pada lingkungan. Misalnya untuk memenuhi kebutuhan bahan bangunan dan kertas, maka kayu di hutan ditebang. Untuk memenuhi kebutuhan lahan pertanian, maka hutan dibuka dan rawa/lahan gambut dikeringkan. Untuk memenuhi kebutuhan sandang, didirikan pabrik tekstil. Untuk mempercepat transportasi, diciptakan berbagai jenis kendaraan bermotor. Apabila tidak dilakukan dengan benar, aktivitas seperti contoh tersebut lambat laun dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan kerusakan ekosistem.

Misalnya penebangan hutan yang tidak terkendali dapat mengakibatkan berbagai bencana seperti banjir dan tanah longsor, serta dapat melenyapkan kekayaan keanekaragaman hayati di hutan tersebut. Apabila daya dukung lingkungan terbatas, maka pemenuhan kebutuhan penduduk selanjutnya menjadi tidak terjamin.



Siklus hidup Angiospermae

Ayo, kita selesaikan
Reproduksi pada tumbuhan secara seksual menghasilkan biji. Biji dapat ditanam dan tumbuh menjadi tumbuhan baru. Coba tuliskan struktur ataupun tahapan yang terjadi pada siklus hidup tumbuhan yang terdapat pada gambar 2.27

 Jawab :      

Struktur ataupun tahapan yang terjadi pada siklus hidup tumbuhan :
1.       Bunga pada sporofit (2n) memiliki kepala sari yang di dalamnya terdapat sel induk mikrospora (2n)
2.       Sel induk mikrospora (2n) mengalami pembelahan secara meiosismenghasilkan mikrospora yang haploid (n)
3.       Mikrospora (n) mengalami pembelahan mitosis menghasilkan gametofit jantan berupa butir serbuk sari yang haploid (n)

  1. Pada bakal biji terdapat sel induk megaspore (2n). sel induk megaspore membelah secara meiosis menghasilkan empat sel megaspore (n). namun, hanya satu sel megaspore yang hidup, sedangkan tiga lainnya mengalami degenerasi (mati)
  2. Megaspora yang hidup akan membentuk gametofit betina (sel kandung lembaga atau sel kantung embrio). Inti kandung lembaga membelah secata mitosis tiga kali berturut-turut. Pembelahan inti tersebut tidak diikuti dengan pembelahan sitoplasma, disebut kariokinesis. Dari kariokinesis dihasilkan delapan inti (nucleus) yang akan tumbuh menjadi satu ovum (n), dua sinergid (n), tiga antipoda (n), dan dua inti polar yang bersatu disebut Inti Kandung Lembaga Sekunder (2n).
  3. Bila terjadi penyerbukan, serbuk sari (n) akan berkecambah membentuk buluh (tabung) serbuk sari yang intinya akan mengalami kariokinesis dan menghasilkan dua inti, yaitu satu inti generatif (n) dan satu inti vegetatif (n) membelah lagi secara kariokinesis sehingga ;menghasilkan dua inti, yaitu sati inti sperma I (n) dan satu inti sperma II (n).
  4. Setelah pembuluh serbuk sari sampai di mikropil, inti vegetatif mengalami degenerasi. Inti sperma I (n) membuahi ovum (n) dan menghasilkan zygot (2n). Inti sperma II (n) membuahi inti kandung lembaga sekunder (2n) dan menghasilkan endosperma (3n). pembuahan dada Angiospermae disebut pembuahan ganda.
  5. Zygot (2n) akan tumbuh menjadi embrio (2n). Endosperma (3n) berfungsi sebagai cadangan makanan bagi embrio. Endosperma (3n) berfungsi sebagai cadangan makanan bagi embrio. Struktur yang meliputi embrio, endosperma dan selaput biji, disebut biji. Ketika biji tumbuh menjadi biji, ovarium akan berkembang menjadi buah yang melindungi biji dan membantu pemencarannya. Bila biji jatuh ke tempat yang sesuai maka akan timbuh menjadi sporofit baru.

faktor yang mempengaruhi pertumbuhan biji


Ayo kita pikirkan
Perhatikan gambar pada tabel 2.6! coba tentukan faktor apa saja yang mempengaruhi pertumbuhan biji! Jangan lupa info tambahan dari berbagai sumber lain!
Tabel 2.6 Perkecambahan pada tumbuhan

Jawablah pertanyaan berikut
1. Pada keadaan bagimanakh keadaan  biji dapat tumbuh baik?                                                                                                                 
2. Apa yang menyebabkan biji direndam dalam air tidak tumbuh?                                                                                 
3. faktor apa saja yang diperlukan dalam perkecambahan?                                                                                                        
4. Susunlah kesimpulan berdasarkan hasil diskusi yang telah kamu lakukan? 

Jawab :
1. Keadaan biji dapat tumbuh baik adalah nomor 5 karena Batang mengalami pertumbuhan yang pesat

2.
Terjadinya dormansi dimana keadaan biji tersebut berhenti melakukan pertumbuhan karena terhambat oleh suatu keadaan yang tidak normal.

3. faktor yang mempengaruhi perkecambahan :
a. Faktor Internal
       Faktor internal adalah segala pengaruh/faktor yang berasal dari tanaman itu sendiri yaitu meliputi gen dan hormon.
b. Faktor Eksternal
        Faktor eksternal merupakan sesuatu yang mempengaruhi/faktor yang berasal dari luar tubuh tumbuhan tersebut yaitu dari lingkungan atau ekosistem. Ada beberapa faktor ekstrenal yang mempengaruhi pertumbuhand an perkembangan tumbuhan yaitu air, cahaya, kelembapan, makanan(nutrisi), suhu.

4. Kesimpulan : Perkecamabahan biji dapat tumbuh apabila dipengaruhi oleh 2 faktor, dan terjadi perkembangan pesat sehingga pertumbuhan semakin tumbuh dalam keadaan yang normal

Menghitung Jumlah Air Minum yang dibutuhkan dalam Satu Hari

Ayo, Kita Lakukan
Aktivitas 3.3 Menghitung Jumlah Air Minum yang dibutuhkan dalam Satu Hari

Pada kegiatan ini kita akan menghitung jumlah air minum yang kamu butuhkan selama satu hari, yaitu sejak kita bangun tidur hingga tidur kembali pada malam hari.

Apa yang harus kita lakukan?

1. Hitunglah jumlah seluruh anggota keluargamu!
2. Hitunglah berapa gelas air yang ka mu minum dan diminum oleh anggota keluarga kamu lainnya dalam satu hari!
3. Catatlah hasil perhitunganmu pada Tabel 3.4.
4. Coba tanyakan kepada 10 orang temanmu tentang data yang
mereka peroleh.
5. Catatlah data yang kamu peroleh dari temanmu pada Tabel 3.4.

Tabel 3.4 Jumlah Air Minum yang Dikonsumsi oleh Beberapa Keluarga

No
Nama
Jumlah Anggota                    Keluarga
Jumlah air minum yang di konsumsi (dalam liter)
1
Yutsani Lesty Handayani
5
9,5 L/hari
2
Adnan Akram
5
10 L/hari
3
Adhwa Risky Rania
4
8 L/hari
4
Alfatahillah JR
4
8 L/hari
5
Siti Nur Azizah
12
24 L/hari
6
Alif Nahdatul Akbar
4
6 L/hari
7
Risnawati
5
10 L/hari
8
Mirnawati gaib
4
8 L/hari
9
Atikah asri putri
5
10 L/hari
10
Nayla
3
8 L/hari

Apa yang perlu kamu diskusikan?
1. Berapa liter jumlah air minum yang kamu konsumsi dan dikonsumsi oleh seluruh anggota keluargamu selama satu hari? Hitung pula berapa jumlah air minum yang diperlukan selama satu minggu!
2. Di antara kesepuluh temanmu, keluarga siapakah yang paling banyak dan paling sedikit mengkonsumsi air minum?
3. Bagaimanakah hubungan antara jumlah keluarga dengan kebutuhan air minum?
4. Bagaimanakah hubungan antara pertumbuhan penduduk dengan ketersediaan air bersih?
5. Seandainya jumlah penduduk Indonesia adalah 250 juta dan setiap penduduk mengkonsumsi air sebanyak 8 gelas dalam satu hari. Berapa liter air yang dikonsumsi oleh seluruh penduduk di Indonesia dalam waktu satu hari? (1 gelas air volumenya 200 mL

Hasil diskusi

1.      Jumlah anggota keluarga Adnan akram adalah 5 orang dan selama satu hari jumlah air minum yang dikonsumsi oleh setiap orang kurang lebih sebanyak ±2 liter (2 L). Maka, jumlah air yang dikonsumsi oleh seluruh anggota keluarga Adnan akram dalam satu hari kurang lebih sebanyak ±10 liter (5 x 2 liter = 10 liter).

Dengan demikian jumlah air yang dikonsumsi oleh seluruh anggota keluarga Adnan akram dalam satu minggu kurang lebih sebanyak 70 liter (7 hari x 10 liter = 70 liter).

2.     Diantara kesepuluh teman kami yang mengkonsumsi air minum paling banyak adalah Siti Nur Azizah yaitu 24 L/hari. Jumlah  anggota Siti Nur Azizah ialah 12 orang.

Diantara kesepuluh teman kami yang mengkonsumsi air minum paling sedikit adalah Alif Nahdatul Akbar yaitu 6 L/hari. Jumlah  anggota Alif Nahdatul Akbar ialah 4 orang.

3.      Hubungan antara jumlah keluarga dengan kebutuhan air minum yaitu Semakin banyak jumlah keluarga, maka semakin banyak pula jumlah air minum yang dikonsumsi. Begitu pula sebaliknya, semakin sedikit jumlah keluarga, maka semakin sedikit pula jumlah air minum yang dikonsumsi. Kita tidak dapat memungkiri bahwa air adalah kebutuhan pokok setiap manusia, karena dalam setiap aktivitas kehidupansehari-hari manusia mem butuhkan air. Dengan kondisi yang demikian,sangatlah mungkin apabila jumlah penduduk me ningkat maka ketersediaan air bersih juga akan berkurang.

4.      Hubungan antara pertumbuhan penduduk dengan ketersediaan air bersih yaitu Semakin banyak jumlah penduduk, maka akan semakin banyak pula jumlah air bersih yang dibutuhkan. Dengan demikian, apabila selalu terjadi pertumbuhan jumlah penduduk/ peningkatan jumlah penduduk, maka jumlah air bersih yang diperlukan juga semakin banyak. Apabila penduduk kekurangan persediaan air bersih maka mereka terpaksa menggunakan air sungai untuk menjalankan aktivitas sehari-hari tersebut. Kondisi ini tentunya akan memberikan dampak yang tidak baik bagi kesehatan, karena air sungai yang digunakan belum tentu bersih.

5.      Diketahui :  -    1 gelas air volumenya 200 ml
                                -         8 gelas dalam satu hari yang dikonsumsi
Ditanyakan ? : Berapa liter air yang dikonsumsi oleh seluruh penduduk di Indonesia dalam waktu satu hari? (1 gelas air volumenya 200 mL)
Penyelesaian :
-         Jika 1 gelas air volumenya 200 ml maka 8 gelas air volumenya = 200 x 8 = 1600 ml = 1,6 liter.                                                                                                                                                      

-         Jumlah air yang dikonsumsi penduduk Indonesia dalam satu hari =250.000.000 x 1,6 liter = 400.000.000 liter. (250 x 1,6 L = 400 L/hari)